Friday, March 12, 2010

Dr Ant putus cinta dengan Dr Gigi????




agak ar..aku kena bagi tahu kamu semua..bahawa bukan milik ku lagi..entah mengapa begini..ku x mengerti..ku pasrah...cinta ku x ter"reply"...konon katanya die "Sayangggggggggggggggggggggggggggggggg sangat sama kamu"..i feel aa bit of f##ked when i remember what u say..omongan kosong berlaka...

Perghhh...semalam kau hancurkan hati,..remuk,..sebak x berlagu,,..kata mu mudah "putus seketika",..alasan mu cukup "terindah"..x boleh nak fokus la kat kolej nie,,,WT#??????....dulu u boley pulak study???!!,,..
sekarang???...x boley???...

lagu nie special untuk u,..insan yang x pernah hargai,,sulami,,,hayati erti kesetian i,,cinta i,,

Sebelum ku kenali mu
Hidupku cukup dengan suka-duka
Tak pernah ku sangka semuanya akan berubah
Dikau bagaikan cahaya, bagi jiwa ku ini
Tak mungkin ku lupa katamu kan sentiasa di sisi
Bagaikan satu kisah cinta kita berdua
ke mana
Asyik berpegangan tangan orang lain
dilupakan
Apa terjadi, diriku ini masih tertekan
Hati dilukai setelah janji ditunaikan
Tiap kali ku fikir, tiada guna bersedih
Rakan-rakan katakan buang masa
ku cintai
Dikau punca pedihku, tiada baik darimu
Tiada langsung yang benar dalam
ungkapan bibirmu

Kenapa harus ku bercinta
Kenapa ku begini
Kenapa harus ku tanggung semua
Kenapa harus ku bercinta
Kenapa ku percaya
Kenapa aku diperbodoh kasih

Tak mungkin ku lupa kali pertama bersua
Tak sangka, dikau kan menjadi pedih
yang kan dalami jiwa
Siang malam termenung, sedih
memakan hati
Tak pernah ku ingat ku boleh diluka
begini
Namun ku cekal hatiku,
tuk melupakanmu
Ku tahu kau begitu
Malas ku nak rayu, buang tenagaku
Kau takkan mendengarku
Selamat tinggal oh kasih
Janganlah iri hati
Hidup baru kan mula bila terbitnya
mentari

Kenapa harus ku bercinta
Kenapa ku percaya
Kenapa harus ku diperbodohkan
Kenapa harus ku merayu
Kenapa ku percaya
Kenapa harus ku dikecewakan kasih

Kenapa harus ku bercinta
Kenapa ku percaya
Kenapa harus ku diperbodohkan
Kenapa harus ku merayu
Kenapa ku bercinta
Kenapa harus ku pegang janjimu

Kenapa harus ku merayu
Kenapa ku bercinta
Kenapa harus ku diperbodohkan
Kenapa harus ku percaya
Kenapa ku bercinta
Kenapa harus ku pegang janjimu
kasih...

Sekian lama telah ku simpan
rasa ini di hati
Baru kini ku berani tuk mengatakan
oh gadis
Dikau punca segala, kepedihan di hatiku
Tak ingin lagi ku lihat wajahmu
di hadapanku..................

Salammm..

Kelab Insan Hati Terluka

Dah Lama Tak Berjumpa
Rindu Rasa Hati
Inginku Bertemu Denganmu
Biarpun Hati Ini
Menyatakan Benci
Namun Hakikat
Kau Masihku Sayang

Mengapa Kita Berjumpa
dan Mengapa Kita Bercinta
Niat Hatiku Nak Kekal Lama
Hidup Denganmu Wahai Kasih
Niat Hatiku Tak Nak Berpisah
Apakan Daya Jodoh Tiada

Korus
Kenangan Demi Kenangan
Menjelma Diingatan
Sukarnya Melupakan Dirimu
Rintihan Demi Rintihan
Menyeksakan Hidupku
aku Derita

Keranamu
Oh Kekasih

Sungguh Tidakku Sangka
Akhirnya Begini
Sebuah Ikatan Asmara
Engkau Yang aku Sayang
Yang aku Kasihi
Mungkinkah Bersatu Kembali

Friday, March 5, 2010

DDR2 VS. DDR3




DDR2 (Double Data Rate 2) memory has been available for quite some time. New computers, even computers released within the last three years or so come equipped with DDR2 memory. An improvement over DDR memory, DDR2 produces faster performance with less energy consumption. With the way that DDR memory products are designed, none is backwards or forward compatible with the other. For example, if you have DDR memory, you will not be able to upgrade using DDR2 or DDR3 memory. You can only upgrade DDR memory with other DDR memory.

DDR3 memory is still relatively new, and is the most advanced and up-to-date technology you could put on your computer. It does work faster than DDR2 memory, and even uses less energy to perform at such a high capacity. Because this technology is still fairly recent, you probably won’t find it a lot in new computers. One of the biggest setbacks in regards to DDR3 memory is its entry level price range. The lowest price you’ll find for DDR2 memory is about 2GB=RM170, whereas DDR3 at its cheapest ranges around 4GB=RM330.

Which is the Better Value?

As it currently stands, top-of-the-line DDR2 memory would be a far better investment than an entry-level DDR3 stick of memory. A lot of this has to do with how long DDR2 memory has been around and its overall popularity. DDR3 will eventually come of age, but it is still a bit too early.

In another year, perhaps less, we will see DDR3 memory begin to drop in price, and more and more will be seen in new computers. So, if you’re looking to buy a new computer in the next couple of months, you can consider DDR3 if you’re looking to acquire a cutting-edge gaming or multimedia computer. However, DDR2 is still the industry standard today. So don’t think that by getting DDR2 memory you’re getting obsolete technology.

Remember, if your computer supports DDR2 memory, you can only upgrade with DDR2 memory. Same goes with DDR3 and the original DDR memory.

Thanks.

Wednesday, March 3, 2010

Pendahuluan Baru Dimulakan


Harap maaf rakan-rakan sekalian kerna tanpa pengenalan..tanpa salam..iklan menjelma x keruan..hahaha..;)

itu just iklan untuk sapa2 manusia yang nak minta tolong aku repair..or service any pc or laptop boley contact2 aku..x mahal murah jerp..huhuhu~~~~

Pape pown..salam ku beri untuk kalian..sebagai kenalan baru,..dan blog yang baru aku idup kan,..just mengharap,..pendapat juga pandangan tentang idea-idea baru..luahan hati jiwa dan emosi..segala lah hal yang ada..boleh dikongsi bersama bagi kita bergerak kehadapan mengenal lebih mendalam mengenali erti kehidupan..caoi;)

Monday, March 1, 2010

-IKLAN-



Upgrade to Windows Se7en Ultimate 32bit For Only RM15...
Backup File 1)More Than 150GB++ RM10
2)More Than 50GB++ RM6
3)Less Than 20GB RM3
Add RM10 More to Get Microsoft Office 2007..
Add RM20 More to Get AntiVirus For Six Years License Key..
Email at Me "drant_11@yahoo.com" for more information..